Copyright By www.computerandtechnologynews.blogspot.com. Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Showing posts with label Gaya Hidup. Show all posts
Showing posts with label Gaya Hidup. Show all posts

Pengusaha Gugat Kenaikan Listrik, Pemerintah Siap 'Melawan'

Written By Unknown on Friday, September 21, 2012 | 10:00 AM

Jakarta - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) tidak menerima keputusan pemerintah menaikkan tarif listrik 15% tahun depan dan akan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun pemerintah sudah menyiapkan dasar hukum terkait keputusan kenaikan tarif listrik tersebut.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan, pemerintah memiliki dasar hukum, keputusan menaikkan tarif listrik 15% tahun depan telah disetujui Komisi VII DPR.

"Loh, dasarnya kenaikan listrik itu Undang-undang Energi Nomor 30 Tahun 2007, kalau tidak salah di pasal 7 menyatakan harga energi berdasarkan harga keekonomian yang berkeadilan," kata Jarman di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/9/2012).

Jarman berkata, dalam undang-undang tersebut juga dinyatakan golongan tarif listrik yang tidak mampu adalah yang diberikan subsidi oleh pemerintah.

"Kedua, bahwa untuk golongan tidak mampu pemerintah beri subsidi, jadi atas dasar itu. Pemerintah memberikan subsidi bagi golongan tidak mampu, seperti tahun depan golongan rumah tangga dan sosial 450 vA dan 900 vA tidak dikenakan kenaikan tarif listrik," jelas Jarman.

Menurut Jarman, dengan dasar UU tersebut, industri tidak termasuk dalam golongan tidak mampu yang wajib disubsidi pemerintah.

"Jadi mereka itu (industri) mampu atau tidak, kan begitu pertanyaannya. Kalau 450 vA dan 900 vA sudah jelas merupakan golongan tidak mampu, kalau mereka (industri)? Kalau mereka mampu artinya ada kewajiban pemerintah untuk memberikan subsdi," tandasnya.

(rrd/dnl)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Pemilik Mayoritas Jual Saham Rp 469 Miliar, Erajaya Ngarep Diskon Pajak

Jakarta - PT Eralink International (PT Eralink) melepas 241 juta lembar saham perusahaan distributor Blackberry dan peralatan elektronik lain PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), yang difasilitasi oleh J.P.Morgan selaku Sole Bookrunner dan Placement Agent.

Transaksi penjualan saham dilakukan Kamis malam usai penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Harga saham yang dilepas Rp 1.950 per lembar dengan total dana yang didapat Eralink Rp 469,95 miliar.

"Per lembarnya Rp 1.950 jadi total sekitar Rp 469 miliar. Total saham yang dilepas ini sekitar 8,3% dari total yang beredar," kata Direktur Marketing dan Komunikasi Erajaya Group, Djatmiko Wardoyo di Jakarta, Jumat (21/9/2012).

Meski harga pelepasan lebih rendah, ia menganggap kesepakatan ini merupakan hasil terbaik. "Harga ini terbaik ditengah fluktuasi pasar," tambahnya.

Menurutnya usai pelepasan saham tambahan oleh Eralink, perseroan mencapai lebih dari 40% free float. Atas proporsi 40% saham beredar ini, manajemen berhadap mendapat keringanan pajak mulai tahun fiskal 2012.

"Perseroan akan memenuhi peraturan dan persyaratan yang berlaku untuk memperoleh insentif pajak tersebut, yang diharapkan dapat dinikmati mulai tahun depan," ucapnya.

Tercapainya free float akan memberikan keuntungan bagi Perseroan dan para pemegang saham dari penurunan PPh Badan. Ia pun meyakini peningkatan free float akan mendorong likuiditas perdagangan saham ERAA.

(wep/ang)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Pemerintah Siapkan Rp 1 Triliun untuk BPJS

Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 triliun untuk persiapan pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada 1 Januari 2014 mendatang. Dana tersebut bisa langsung digelontorkan jika rencana pengguna anggaran dari Kementerian Kesehatan sudah diterima pihak Ditjen Anggaran Kemenkeu.

"BPJS Rp 1 triliun itu sebetulnya bukan BPJS, itu adalah dana yang kita siapkan, yang disiapkan pemerintah dan DPR untuk mendukung persiapan efektifnya BPJS," ujar Agus Marto ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (21/9/2012).

Menurut Agus Marto, anggaran tersebut guna membangun banyak puskesmas di daerah beserta peralatan dan sumber daya manusia.

"Rp 1 triliun bisa melakukan persiapan untuk mendukung BPJS, yaitu dengan membangun lebih banyak puskesmas di daerah supaya puskesmas ini siap dalam bentuk bangunan, dalam bentuk peralatan, dalam bentuk SDM," ujarnya.

Dengan demikian, Agus Marto meyakini banyak warga miskin di seluruh pelosok Indonesia dapat menikmati fasilitas kesehatan dari pemerintah ini.

"Nanti kalau rakyat miskin di seluruh Indonesia bisa datang ke puskesmas dan tidak perlu datang ke kota yang berkilometer dan berjam-jam," tegasnya.

Sayangnya, lanjut Agus Marto, sampai sekarang anggaran tersebut masih tertahan di Kemenkeu karena belum adanya penjelasan mengenai rencana pengguna anggaran dari Kemenkes.

"Kami belum terima rencana penggunaan dana untuk pembangunan puskesmas ini terus kemudian tentu Dirjen Anggaran masih menunggu," tandasnya.

(nia/dru)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Lion Air: Kami Tidak Rebutan Pasar dengan AirAsia

Jakarta - Perusahaan penerbangan lokal Lion Air telah mendirikan perusahaan penerbangan murah baru yakni Malindo Airways di Malaysia. Apakah ini untuk mengambil pasar AirAsia?

Direktur Operasional Lion Air Edward Sirait mengatakan, Malindo Airways tidak akan rebutan pasar penerbangan murah dengan AirAsia.

"Pasar Asia itu masih potensial. Ada orang asing yang bercerita ke saya, Asia itu masih dominan untuk bertumbuh dan berarti pasarnya masih terbuka. Jadi kami sebenarnya tidak berebutan dengan AirAsia," tutur Edward kepada detikFinance, Jumat (21/9/2012).

Dikatakan Edward, jumlah penduduk Asia yang cukup besar membuat peluang untuk bisnis penerbangan murah sangat lebar. "Bayangkan, India jumlah penduduknya 1 miliar, China sekitar 3 miliar, dan ASEAN 1 miliar. Apabila 40%-nya saja naik pesawat, berarti jumlahya 2 miliar. Ini peluang yang besar," jelas Edward.

Sebelumnya, saat diresmikan pendiriannya, Malindo Airways disebut-sebut bakal menjadi lawan kuat dari AirAsia. Lantas apa alasan Lion Air ekspansi ke Malaysia?

Edward menyatakan, pihaknya melihat posisi Malaysia lebih strategis untuk mengembangkan rute penerbangan regional di Asia.

"Tujuan kami sebenarnya adalah mengembangkan jaringan rute yang sudah lama kami rencanakan. Kalau kita lihat, sebenarnya posisi Malaysia ini agak sentral. Dekat dari Asia Selatan ke Timur," kata Edward.

Menurut Edward, posisi Malaysia cukup strategis untuk mengembangkan penerbangan dari wilayah seperti India ke Bangkok, Vietnam, atau negara ASEAN lainnya. Demikian juga untuk penerbangan sebaliknya.

"Kalau dari Jakarta, terlalu ke selatan posisinya. Kami gabungkan pasar kami dari Malaysia juga," jelas Edward.

Malindo Airways sebelumnya direncanakan akan 'mengepakkan sayapnya' ke berbagai kota di Indonesia dan termasuk Manila, Hanoi serta kota di Australia dan China.

Dalam satu dekade ke depan diharapkan perusahaan ini bakal mengoperasikan 100 pesawat termasuk 5 pesawat terbaru Boeing 787 Dreamliners yang siap datang di 2015. Pesawat terbaru Boeing tersebuti siap diterbangkan Malindo Airways ke Eropa.

Malindo Airways merupakan perusahaan patungan antara National Aerospace & Defence Industries (NADI) Malaysia bersama Lion Air.

NADI Group asal Malaysia telah memiliki perusahaan antara lain Airod, Airod Techno Power, Aerospace Technology System Corp dan SME Aerospace yang merupakan perusahaan jasa pemeliharaan pesawat, perbaikan dan produksi mesin, dan spare part pesawat.

Malindo Airways tengah memfinalisasi perizinan airport di Kuala Lumpur, KLIA2 (terminal 2 Kuala Lumpur). Rute utama Malindo Airways yakni antara Indonesia-Malaysia dan domestik seperti ke Sabah dan Sarawak.

(dnl/hen)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Agus Marto Jadi Penentu Kenaikan Harga BBM Tahun Depan

Jakarta - Pemerintah berkeinginan untuk mengurangi besarnya subsidi BBM tahun 2013 hanya sebesar Rp 193 triliun, antaralain dengan menaikan harga BBM. Namun keputusan pemerintah menaikan harga BBM tahun depan semuanya ada di tangan Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini, salah satu cara menurunkan jumlah subsidi BBM yang mencapai ratusan triliun rupiah, paling efektif hanya menaikan harga BBM bersubsidi.

"Namun yang menentukan naik dan tidaknya dan kapannya adalah Kementerian Keuangan bukannya ESDM (Kementerian Energi Sumber Daya Mineral)," kata Rudi ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (21/9/2012).

Namun menurut Rudi, waktu kenaikan BBM subsidi akan dilakukan pemerintah tersebut tergantung dengan situasi ekonomi masyarakat dan situasi harga minyak dunia. "Kapan waktunya itu tergantung situasi ekonomi masyarakat dan situasi harga minyak dunia," ucap Rudi.

Rudi menyarankan jika memang kenaikan harga BBM bisa dilakukan pada 2013, ada baiknya dilakukan bertahap atau naik Rp 500 per liter selama tiga kali sampai tercapai harga optimumnya Rp 6.000 per liter. Kenaikan ini harus disesuaikan jadwalnya dengan harga minyak dunia dan kondisi ekonomi nasional.

"Kalaupun naik tahun depan, baiknya naik Rp 500 per liter sebanyak tiga kali sampai optimumnya Rp 6.000 per liter yang disesuaikan dengan jadwal harga minyak dunia dan kondisi ekonomi nasional," ungkapnya.

Ia sebelumnya pernah mengatakan apabila harga BBM subsidi dinaikan harganya dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.000 per liter maka negara bisa menghemat uang subsidi Rp 56 triliun.

Namun apabilan dilakukan kenaikan secara bertahap Rp 500 per liter sebanyak tiga kali sampai Rp 6.000 per liter, maka negara bisa menghemat uang subsidi BBM Rp 46 triliun.

(rrd/hen)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Hatta Pamer Kelas Menengah RI Terbesar di Asia Tenggara

Jakarta - Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mendapat undangan untuk memberikan pidato pada Gala Dinner USINDO di The Fairmont Hotel, Washington DC. Pada kesempatan tersebut Hatta menyampaikan kelas menengah penduduk Indonesia cukup berkembang pesat, menjadi penopang pertumbuhan ekonomi.

"Kelas menengah kami merupakan yang terbesar dan tercepat mengalami pertumbuhan di kawasan Asia Tenggara," ujar Hatta seperti dikutip detikFinance, Jumat (21/9/2012).

Menurut Hatta, pertumbuhan kelas menengah ditengarai sebagai salah satu pemutar roda perekonomian. Paling tidak konsumsi kelas menengah ini telah menyumbang 70% dari pertumbuhan ekonomi.

"Peningkatan jumlah kelas menengah di negara-negara berkembang telah membuat tren konsumsi dalam negeri meningkat. Hal ini secara bertahap akan menjadi sumber pertumbuhan global berkelanjutan," jelas Hatta.

Memang, negara-negara dengan populasi kelas menengah muda produktif cenderung memiliki tingkat konsumsi lebih tinggi ketimbang negara-negara dengan populasi berusia tua.
Jika dibandingkan negara-negara berkembang lain, pertumbuhan kelas menengah di Indonesia tergolong sangat cepat. Berdasarkan data Bank Dunia, tahun 2003 jumlah kelas menengah di Indonesia hanya sebesar 37,7%, tapi pada 2010 mencapai 134 juta jiwa atau 56,6%.

Dalam pidatonya di depan ratusan peserta USINDO, Hatta juga menekankan bahwa kinerja ekonomi Indonesia telah terbukti cukup tangguh. Indikasinya dapat dilihat saat krisis ekonomi global berlangsung, ekonomi Indonesia terus tumbuh dengan tren di atas 6,0% dalam tiga tahun terakhir.

"Kami memperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 6,5% pada tahun 2012 dan menjadi 6,8% pada tahun 2013," ujar Hatta.

Meskipun demikian, dalam pidato itu Hatta juga mengajak bangsa Indonesia untuk senantiasa waspada terhadap ancaman krisi global mengingat kesehatan ekonomi Indonesia juga tergantung pada kondisi ekonomi global.

"Karena itu kami berharap Eropa akan mampu menyelesaikan krisis ekonomi saat ini segera mungkin. Hal itu akan memberikan kontribusi bagi keseimbangan dan pertumbuhan berkelanjutan ekonomi global," katanya.

Selain menyinggung tentang ketahanan ekonomi Indonesia dan pentingnya kewaspadaan terhadap krisis global, Hatta juga mempromosikan MP3EI, pentingnya keadilan sosial hingga kuatnya kelas menengah kita.

Terkait MP3EI, Hatta menegaskan bahwa MP3EI merupakan perencanaan pembangunan ekonomi Indonesia masa depan.

"MP3EI mempunyai tiga strategi utama. Pertama, pengembangan potensi melalui enam koridor ekonomi yang dilakukan dengan cara mendorong investasi BUMN, sawasta nasional dan investasi langsung luar negeri dalam skala besar di 22 kegiatan ekonomi utama. Kedua, memperkuat konektifitas melalui sinkronisasi rencana aksi nasional untuk merevitalisasi sektor riil. Ketiga, pengembangan centre of excellence di setiap koridor ekonomi," papar Hatta.

Berbeda dengan perencanaan-perencanaan ekonomi di masa lalu, MP3EI berisi sejumlah terobosan aksi pengembangan aktifitas ekonomi yang konkrit. Dalam rentang waktu tahun 2011-2025 diperkirakan MP3EI akan menelan anggaran sebesar Rp 4.000 triliun.

Sementara mengenai keadilan sosial, Hatta membeberkan empat strategi (four track strategy) pembangunan ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono. Empat strategi itu adalah pro growth, pro job, pro poor, dan pro enviroment.

"Empat hal itu dijadikan sebagai acuan dasar dalam melakukan pembangunan ekonomi karena pemerintah ingin memastikan kedilan sosial benar-benar dapat terlaksana. Bangsa Indonesia memiliki kepercayaan kuat terhadap persoalan kedilan sosial. Keterbukaan ekonomi Indonesia bukanlah keterbukaan bebas tanpa batas. Dalam beberapa hal diperlukan peran pemerintah untuk memastikan agar setiap kegiatan pembangunan ekonomi memperhatikan kepentingan masyarakat luas, tidak hanya kepentingan investor," tegas Hatta.

USINDO sendiri merupakan organisasi masyarakat sipil yang berdiri pada tahun 1994. Misi dari komunitas Indonesia dan AS untuk memperluas saling pengertian di bidang politik, ekonomi, sejarah, budaya, dan untuk memperkuat hubungan bilateral. Kerjasama tersebut dilakukan dengan para pemimpin di organisasi pemerintah dan non-pemerintah, pendidik, media, bisnis, dan masyarakat umum.

(dru/dnl)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

AirAsia Borong 100 Airbus, Termasuk Jenis 'Sirip Hiu' Paling Irit

Singapura - Maskapai penerbangan terbesar se-Asia Tenggara Air Asia tengah mempertimbangkan untuk memesan 100 pesawat pabrikan Airbus yang terbaru yakni A320neo.

CEO AirAsia, Tony Fernandes juga tengah merencanakan penawaran saham perdana bagi anak usaha yang melayani penerbangan jarak jauh yakni AirAsia X di Desember 2012.

"Para petinggi tengah membahas hal tersebut saat ini," jelas Fernandes dalam penjelasannya seperti dilansir AFP, Jumat (21/9/2012).

Tahun lalu, AirAsia telah mencetak rekor pembelian 200 pesawat jarak menengah dengan harga US$ 18,2 miliar di Paris Air Show.

Sementara itu, terkait dengan IPO AirAsia X direncanakan paling cepat di Desember. "Jadi kemungkinan Desember dewan setuju dan telah diselesaikan," terangnya.

Sebelumnya, Airbus dan AirAsia telah mengumumkan penggunaan pesawat A320 jenis terbaru 'Sharklets'. Perusahaan Aviasi yang bermarkas di Malaysia tersebut nantinya menjadi operator pertama yang menggunakan pesawat yang diklaim salah satu paling efisien di Airbus.

A320 terbaru ini dilengkapi dengan sistem 'Sharklets' yang merupakan sayap layaknya sirip hiu khusus dengan fungsi menghemat bahan bakar. Pesawat yang dibuat Airbus ini direncanakan akan dioperasikan pada akhir 2012 ini.

"A320 merupakan kunci dari kesuksesan kami, dengan menawarkan kenyamanan dan jarak tempuh yang cukup jauh untuk menjelajah Asia," kata CEO AirAsia Tony Fernandes seperti dikutip di situs resmi Airbus.

"Saat ini kita menatap ke depan dengan menjadi airline pertama di dunia yang mengoperasikan pesawat paling irit," tambah Tony.

(dru/dnl)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Data 'Acak-acakan', Dana Ketahanan Pangan Ditahan Agus Marto

Jakarta - Kementerian Keuangan masih belum mau mencairkan dana ketahanan pangan Rp 2 triliun tahun ini. Dana tersebut rencananya bakal dialokasikan pada Kementerian Pertanian Rp 1,4 triliun dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Rp 600 miliar.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan, belum cairnya anggaran tersebut disebabkan dua kementerian terkait belum memberikan rincian penggunaan dana secara jelas dan tepat guna.

"Itu hanya menunggu data pendukung saja. Kalau data sudah selesai, itu akan kita cairkan," ujar Agus Marto ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (21/9/2012).

Menurut Agus Marto, penggunaan dana tersebut harus sesuai dengan substansi yang direncanakan, dan tidak bisa begitu saja dicairkan.

"Karena kan tidak bisa kemudian awur-awuran (acak-acakan), istilah saya," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jendral Anggaran Kementerian Keuangan Herry Purnomo menjelaskan, pihaknya telah mengingatkan kementerian dan lembaga untuk melakukan perencanaan belanja anggaran sejak awal tahun anggaran. Pasalnya, yang sering terjadi selama ini kementerian/lembaga banyak yang tidak melakukannya.

"Kalau ini kan enggak, minta duit dulu baru dibikin (perencanaan). Nah itu yang tadi dibilang Pak Menteri itu kualitasnya (belanja) diragukan," tegas Herry.

(nia/dnl)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Data 'Acak-acakan', Dana Ketahanan Pangan Ditahan Agus Marto

Jakarta - Kementerian Keuangan masih belum mau mencairkan dana ketahanan pangan Rp 2 triliun tahun ini. Dana tersebut rencananya bakal dialokasikan pada Kementerian Pertanian Rp 1,4 triliun dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Rp 600 miliar.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan, belum cairnya anggaran tersebut disebabkan dua kementerian terkait belum memberikan rincian penggunaan dana secara jelas dan tepat guna.

"Itu hanya menunggu data pendukung saja. Kalau data sudah selesai, itu akan kita cairkan," ujar Agus Marto ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (21/9/2012).

Menurut Agus Marto, penggunaan dana tersebut harus sesuai dengan substansi yang direncanakan, dan tidak bisa begitu saja dicairkan.

"Karena kan tidak bisa kemudian awur-awuran (acak-acakan), istilah saya," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jendral Anggaran Kementerian Keuangan Herry Purnomo menjelaskan, pihaknya telah mengingatkan kementerian dan lembaga untuk melakukan perencanaan belanja anggaran sejak awal tahun anggaran. Pasalnya, yang sering terjadi selama ini kementerian/lembaga banyak yang tidak melakukannya.

"Kalau ini kan enggak, minta duit dulu baru dibikin (perencanaan). Nah itu yang tadi dibilang Pak Menteri itu kualitasnya (belanja) diragukan," tegas Herry.

(nia/dnl)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Rayakan Ulang Tahun, Bank Mandiri Booking Dufan dan Atlantis

Written By Unknown on Thursday, September 20, 2012 | 10:00 AM

Jakarta - PT Taman Impian Jaya Ancol Tbk berencana akan menutup dua wahana utamanya pada tanggal 6 Oktober 2012. Mengapa ?

"Ada ulang tahun Bank Mandiri, jadi sudah disewa sama mereka, khusus tanggal 6 Oktober tutup di dua wahana itu, tetapi pengunjung bisa berkunjung ke tempat dan wahana lain," kata Kepala Bagian Customers Service Taman Impian Jaya Ancol Jacky Pratama kepada detikFinance di Taman Dufan Ancol Jakarta, Kamis (20/9/2012).

Ulang tahun Bank Mandiri jatuh pada tanggal 14 Oktober 2012. Diperkirakan 50.000 pegawai Bank Mandiri akan memadati 2 wahana yang ditutup tanggal 6 Oktober 2012 itu.

"Ada 50.000 pegawai Bank Mandiri dan pimpinan yang datang ke dua wahana itu, jadi ditutup sementara untuk hari itu," imbuhnya.

Sudah dipastikan ribuan orang pengunjung setia Ancol non pegawai Bank Mandiri, tidak bisa memadati areal Dufan dan Atlantis pada tanggal 6 Oktober 2012 itu. Pihak Ancol memberikan ruang kepada para pengunjung untuk berkunjung ke wahana lain.

"Saya informasikan kepada masyarakat untuk mengetahui hal ini, kita akan membukanya seperti hari-hari biasanya besok harinya," tutupnya.

(wij/hen)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Gaji Direktur di Australia Paling Tinggi se-Asia Pasifik

Jakarta - Sebuah survey terbaru menemukan bahwa bayaran direktur-direktur perusahaan Australia memakan porsi terbesar dari laba perusahaan wilayah Asia Pasifik. Besarnya hingga lebih dua kali lipat dibanding direktur di Jepang.

Menurut riset broker CLSA, remunerasi direktur Australia mencapai 2% dari laba perusahaan, porsi tertinggi di antara 12 negara Asia. Direktur di Jepang menerima 0,75% dari laba perusahaan, sementara direktur di Hong Kong dan Korea menerima kurang dari 1,5%.

Sementara laporan itu menyebut standar pemerintahan Australia merupakan yang terbaik di wilayah Asia Pasifik, disebutkan juga gaji eksekutif dan direktur lebih sering diributkan di negara-negara Barat. Ini karena seringkali pemegang saham mayoritas juga duduk di jajaran direksi di Asia dan ikut campur dalam pengaturan gaji.

"Remunerasi direktur-direktur merupakan isu yang lebih besar di pasar Barat dimana CEO dan manajemen senior diberikan pilihan sangat royal. Mereka juga menjalankan perusahaan tanpa kendali yang signifikan dari pemegang saham untuk mempengaruhi jumlah kompensasi," tulis laporan tersebut, dikutip dari Sydney Morning Herald (20/9/2012).

"Di Asia, salah satu keuntungan perusahaan keluarga atau perusahaan yang dikendalikan individu adalah kompensasi ke eksekutif senior selalu diawasi." Australia memiliki paling banyak perusahaan dengan komisaris independen, lebih dari 80%. Di Singapura, survey tersebut menemukan bahwa kurang dari 60% perusahaan punya komisaris independen. Sementara di Jepang rasionya kurang dari 30%.

Secara keseluruhan, perusahaan Australia memiliki peringkat pemerintah korporasi rata-rata tertinggi yakni 64,2%, dibandingkan dengan rata-rata seluruh Asia yakni 52,6%. Penemuan ini berdasarkan riset terhadap 864 perusahaan terdaftar di seluruh pasar Asia Pasifik. Tiga perusahaan Australia, Newcrest, Brambles dan BHP Billiton masuk dalam 20 teratas saham pemerintahan korporasi.

(ang/ang)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Wuih, Bayar Rp 400.000 Bisa Masuk Dufan Berkali-kali

Jakarta - PT Taman Impian Jaya Ancol Tbk mempermudah pengunjungnya untuk memasuki Dunia Fantasi. Pengunjung akan dimanjakan dengan kartu Dufan Defender Community yang sudah meluncur bulan Juni 2012 yang lalu.

"Lebih praktis dan hemat. Tanpa kartu, untuk masuk di hari biasa ke Dufan harganya Rp 220 ribu sedangkan weekend Rp 250 ribu, pakai kartu ini hemat luar biasa," ungkap Kepala Bagian Customer Service Taman Impian Jaya Ancol Jacky Pratama kepada detikFinance di Taman Dufan Ancol Jakarta, Kamis (20/9/2012).

Mengapa hemat? karena untuk mendapatkan kartu ini cukup membayar Rp 400 ribu untuk berkunjung di hari biasa (non weekend). Dengan menggunakan kartu tersebut maka pelanggan bisa setiap hari atau kapan saja di hari biasa bolak-balik Dufan. Sedangkan pilihan kedua bagi yang tidak terbatas untuk berkunjung ke Dufan termasuk weekend harganya Rp 1 juta.

"Yang Rp 1 juta itu unlimited, hari biasa dan hari libur bisa berkunjung ke Dufan, ini untuk mempermudah dan hemat berkunjung ke Dufan," katanya.

Produk ini sebenarnya adalah keberlanjutan layanan Taman Impian Jaya Ancol dalam memuaskan konsumennya. Pihak Ancol sendiri tidak merasa rugi jika kartu tersebut digunakan dengan frekuensi yang lebih.

"Sistemnya finger point alias sidik jari, ada foto juga diluncurkan bulan Juni lalu dan berakhir akhir Desember 2012, kartu itu tidak bisa diwakilkan karena ada identitas orang yang bersangkutan. Kami tidak merasa rugi, itulah komitmen kami," tutupnya. Hingga saat ini, sambung Jacky total pelanggan kartunya mencapai 60.000.

(wij/dru)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Kurangi Subsidi, Solusinya Hanya Naikkan Harga Premium

Jakarta - Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada tahun 2013 diusulkan sebesar Rp 193,805 triliun, tetapi jika ingin mengurangi ratusan triliun hanya untuk 'dibakar', ada satu cara paling efektif, yakni menaikkan harga BBM bersubsidi.

Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini mengungkapkan subsidi BBM memang sangat besar dan habis hanya untuk dibakar. Namun, untuk mengurangi besarnya subsidi BBM tersebut, hanya ada satu cara yang efektif yakni menaikkan harga BBM subsidi.

"Sangat mungkin BBM subsidi dialihkan ke sektor lain seperti pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan lainnya, tetapi optimumnya bukan dihapuskan (subsidi BBM-nya) tetapi cukup dinaikan harga BBM subsidinya," kata Rudi kepada detikFinance, Kamis (20/9/2012).

Menurut Rudi, untuk mengurangi subsidi BBM yang mencapai Rp 193 triliun pada tahun depan, cukup dengan menaikkan harga BBM dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.000 per liter.

Rudi menilai usulan beberapa partai politik dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang meminta agar subsidi BBM lebih baik dicabut dan dialihkan untuk subsidi infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya merupakan usulan yang bagus.

"Kalau dilihat dari sisi bisnis semata, betul harus dihapuskan, namun juga harus dilihat dari sisi sosial, keamanan ekonomi, daya beli masyarakat, apakah sudah siap untuk dihapuskan subsidi BBM-nya," ujarnya.

Sebelumnya, Rudi mengungkapkan jika harga BBM subsidi dinaikan menjadi Rp 6.000 per liter, maka subsidi BBM dapat berkurang hingga Rp 56 triliun.

Seperti diketahui, subsidi BBM tahun 2013 dalam nota keuangan diusulkan mencapai Rp 193,805 triliun atau naik 41% dari subsidi BBM tahun ini Rp 137,38 triliun.

Sedangkan subsidi energi (BBM, Listrik, LPG dan LGV) 2013 diusulkan mencapai Rp 274,743 triliun atau naik 35,72% dibandingkan tahun ini Rp 202,4 triliun.

Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto kemarin mengatakan, subsidi BBM tidak tepat lagi. Harga seliter BBM subsidi yang lebih murah dari 1 botol air mineral, sudah tidak masuk akal.

Menurut Suryo, subsidi energi (BBM dan listrik) yang mencapai hampir Rp 300 triliun dinilai terlalu besar, dan habis hanya untuk dibakar.

"Bayangkan kalau Rp 300 triliun tersebut dialihkan ke infrastruktur dan pendidikan. Banyak yang merasakan dampaknya, seperti pembangunan infrastruktur efeknya akan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan geliat ekonomi, dan pengusaha pastinya akan memanfaatkannya juga. Bandingkan dengan subsidi BBM dan listrik saat ini, ya yang menikmati kita-kita ini (pengusaha) dan orang mampu," paparnya.

Sebelumnya, menurut laporan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), seringkali terjadi penyelundupan BBM subsidi yang jumlahnya lumayan. Terakhir, ada sekitar 1.700 KL BBM subsidi diduga yang diselundupkan di Kalimantan. Bahkan ada juga oknum aparat keamanan yang juga membekingi BBM subsidi untuk diselundupkan ke industri.

Bahkan Menteri ESDM Jero Wacik mengakui, selama ini penyelundupan BBM subsidi makin banyak karena harga BBM subsidi yang terlalu murah yaitu Rp 4.500 per liter dibandingkan BBM non subsidi sekitar Rp 9.700 per liter.

Jero Wacik tak menampik adanya penyelundupan BBM subsidi. Bahkan menurut Jero, aksi penyelundupan BBM subsidi makin banyak walaupun sudah banyak yang tertangkap. Hal ini salah satunya disebabkan oleh makin lebarnya perbedaan harga antara BBM subsidi dengan BBM non subsidi.

"Kita sudah tangkap mereka, tapi yang menyelundup makin banyak lagi, semakin banyak akal-akalan mereka", kata Jero.

(rrd/nia)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Harga Batubara Masih Akan Turun Hingga Akhir Tahun

Jakarta - Harga batubara diprediksi terus menurun pada semester II-2012 karena terjadi kelebihan cadangan 'emas hitam' di dunia akibat permintaan turun.

Perusahaan dengan wilayah penambangan di Kalimantan yaitu PT Harum Energy Tbk (HRUM) memprediksi, harga batubara yang mereka kirim akan menurun hingga akhir tahun. Rata-rata harga batubara perseroan pada triwulan IV-2011 masih bertengger di US$ 97 per ton, lalu kemudian menurun menjadi US$ 94 per ton di triwulan I-2012. Pada akhir Juni 2012 kembali melemah ke posisi US$ 87 per ton.

"Kami perkirakan di triwulan III akan lebih rendah dan terus menurun hingga akhir tahun," kata Direktur Utama Harum Energy Ray A Gunara di Jakarta, Kamis (20/9/2012).

Pencapaian harga rata-rata penjualan perseroan di semester I masih tergolong tinggi, akibat kontrak jangka panjang yang sudah disepakati dengan pembeli sejak tahun lalu. Namun seiring berakhirnya kontrak, tentu pelanggan Harum Energy meminta pengurangan harga jual.

"Pasti setelah ini banyak kontrak berakhir, mereka tentu akan memakai harga pada indeks terbaru," paparnya. Namun demikian Ray tidak menyebutkan penurunan kisaran harga tersebut.

Perseroan juga memprediksi volume produksinya di 2012 tidak akan mencapai target. Harum Energy hanya dapat memenuhi produksi sekitar 12,5 juta ton, turun 500 ribu ton akibat kendala teknis di salah satu tambang perseroan, Santan Batubara.

"Di Santan Batubara (SB) turun dari 3 juta ton menjadi 2,5 juta ton karena adalah masalah salah satu blok yang tidak berjalan. Permasalah logistik operasional," ucapnya.

Hingga kini perseroan mengandalkan produksi dari Tambang Batubara Harum (TBH) dan Mahakam Sumber Jaya (MSJ). TBH memiliki cadangan batubara 12 juta ton dengan sumber daya JORC 39 juta ton dan nilai kalori 5.400-5.800 kcal/kg. Tambang ini baru memulai produksi di pertengahan 2012.

MSJ telah berproduksi 8 juta ton di 2011. Total cadangan MSJ mencapai 82 juta ton dan sumber daya JORC 326 juta ton.

(wep/dnl)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Otoritas Bursa Luncurkan IDX Mobile Versi Baru

Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menggantikan sistem informasi pergerakan harga saham dan indeks saham (IDX Mobile) dengan versi yang lebih lengkap dan menarik dibandingkan fitur sebelumnya.

Perjanjian kerja sama BEI bersama vendor terpilih PT Multi Kharisma Cemerlang (MKC) telah dilakukan. Menurut Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Samsul Hidayat, IDX Mobile versi terbaru diharapkan dapat menjadi jawaban atas kebutuhan investor akan informasi real time dan online.

Sedangkan Direktur Teknologi Informasi BEI, Adikin Basirun menjelaskan, layanan IDX Mobile powered by MKC dapat digunakan pada Blackberry serta smartphone dan tablet yang berbasis Android. "Ke depannya tidak menutup kemungkinan device yang dapat digunakan akan terus bertambah. IDX Mobile yang baru ini terdiri dari dua versi, versi PRO dan LITE," katanya di Jakarta, Kamis (20/9/2012).

PRO merupakan versi real time dengan fitur informasi yang lengkap sedangkan LITE adalah layanan delay dengan fitur dan informasi yang terbatas.

Pengguna versi PRO dikenakan biaya berlangganan secara bulanan, sedangkan pengguna LITE gratis. Untuk dapat berlangganan pengguna dapat melakukan pendaftaran dan mengunduh aplikasinya di situs BEI.

Otoritas pasar modal lain, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) juga mengumumkan telah menyepakati kerja sama dengan Korea Securities Depository (KSD). MoU diantara keduanya terjadi hari ini yang diwakili Direktur Utama KPEI, Hasan Fawzi bersama Chairman & CEO KSD, Kim Kyung Dong di Bali.

Kerja sama ini dilakukan dalam rangka mempererat hubungan yang saling menguntungkan di antara kedua lembaga diantaranya melakukan pertukaran informasi dari waktu ke waktu dan mendukung kegiatan dan kerjasama, dan mendukung kerjasama dan pertukaran informasi dalam mengembangkan jasa baru dan hubungan sistem operasional.

"Dengan Mou ini diharapkan dapat tercipta fondasi yang kokoh untuk hubungan yang erat dan saling menguntungkan di antara KPEI dan KSD. Terbuka kesempatan untuk bekerjasama lebih jauh dan melakukan pertukaran informasi serta keahlian, di antara kedua lembaga. Saya juga berharap dengan MoU ini dapat memberikan nilai tambah dalam mengembangkan industri pasar modal di kedua negara," ujar Hasan Fawzi.

(wep/ang)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Wah, Ada Stasiun Pengisian Listrik Di Kementerian ESDM

Jakarta - PT PLN (persero) telah menambah satu lagi Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dari 24 SPLU yang ditargetkan yakni di halaman parkir Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

SPLU tersebut sudah bisa dioperasikan ini hanya dengan Rp 500 untuk mendapatkan 5.500 volt ampere (va) selama pengisian 15 menit.

SPLU di Kementerian ESDM merupakan salah satu dari 24 SPLU yang ditargetkan tahun ini dibangun PT PLN. Selain di Kementerian ESDM, SPLU pertama yang dibuat terletak di Kantor PLN cabang Gambir.

Seperti diketahui, PT PLN (Persero) menyiapkan 24 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang dinyalakan dengan koin. Dalam 15 menit, pengguna SPLU ini bisa memperoleh listrik sebesar 5.500 VA cukup dengan koin Rp 500.

"Untuk tahap pertama ini, akan dibuat 24 SPLU di Jakarta dulu. Saat ini kita setting untuk 5500 VA per 15 menit dengan koin 500 rupiah," ujar General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya M. Sulastio saat ditemui di kantornya, Gambir, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sulistio menambahkan SPLU koin ini bisa menggunakan koin Rp 1000 untuk 30 menit, Rp 200 untuk 6 menit, dan Rp 100 untuk 3 menit masa pengisian.

"Nanti kita sesuaikan kebutuhan mobil listrik dan kendaraan listrik lainnya biar tidak terlalu lama. Kita juga akan kembangkan supaya SPLU ini bisa menggunakan uang kertas," jelasnya.

Menurut Sulastio, untuk pembuatan satu SPLU dibutuhkan anggaran kurang dari Rp 5 juta.

"Murah investasinya, tapi kemarin lama jadinya karena kita pikirkan agar tidak ada yang nyolong listrik," ujarnya.

Tahap awal, ke-24 SPLU ini akan diletakkan pada sekitar 10 titik, seperti di Kantor Kementerian BUMN sebanyak 2 buah, Kantor Kementerian ESDM sebanyak 2 buah, Kantor Dirjen Ketenagalistrikan sebanyak 1 buah, Kantor PLN Bulungan sebanyak 1 buah, Kantor PLN Mampang sebanyak 1 buah, Kantor PLN Ciputat sebanyak 1 buah, Kantor PLN Gambir, Kantor PLN Tanjung Priok, Kantor PLN Lenteng Agung, dan Kantor PLN Pasar Minggu.

"Jadi nanti ditambah lagi sesuai kebutuhan," ujarnya.

Nantinya, pihak PLN akan bekerjasama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memproduksi sepeda listrik sehingga di tiap sekolah yang menggunakan kendaraan listrik ini memiliki SPLU.

"Kita mentriger supaya SMK lebih produktf lagi karena kebutuhan sepeda, motor, mobil listrik. Dengan adanya sepeda listrik dibuat di Indonesia, masyarakat tergerak mengganti kendaraannya yang berbahan bakar minyak," pungkasnya.

(rrd/nia)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

4 Pulau Tujuan Wisata Dunia di NTB Dapat Listrik Kabel Bawah Laut PLN

Jakarta - Sebanyak 4 pulau yang menjadi tujuan utama pariwisata dunia di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni Senggigi, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air akhirnya terhubung listrik kabel bawah laut PLN berkapasitas 20 kV.

Kabel sepanjang 10 km tersebut memiliki tebal 3x95 milimeter persegi dengan 2 sirkuit berkapasitas 9,7 MVA. Lewat kabel bawa laut ini, maka keempat pulau mendapatkan pasokan listrik andal dari dua arah melalui Express Feeder 20 kV existing Ampenan-Senggigi-Tanjung.

Sambungan listrik teralir terhitung mulai Rabu (19/09) pukul 17.00 WITA. Dengan kabel bawah laut ini maka PLN mengentikan operasi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Gili Trawangan, dan juga di Gili Meno dan Gili Air.

"Total 16 unit mesin diesel dengan daya mampu 3.000 kW dihentikan pengoperasiannya seiring kehadiran interkoneksi jaringan kabel bawah laut ini. Selanjutnya, pasokan listrik ke 3 Gili tersebut selain disuplai dari sistem kelistrikan Lombok juga disuplai dari PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) komunal yang telah beroperasi selama ini di 3 Gili dengan total daya terpasang 1.125 kilo Watt peak (kWp)," jelas General Manager PLN NTB Akbar Ali dalam siaran pers, Kamis (20/9/2012).

Kabel bawah laut ini memberikan penghematan kepada PLN sebanyak Rp 21 miliar per tahun, karena listriknya disuplai juga dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jerangjang.

"Melalui interkoneksi kabel bawah laut ini, maka listrik 3 Gili ini akan semakin kuat dari sisi pasokannya, karena mendapat suplai listrik dari sistem Lombok, sehingga PLN siap untuk melayani semua masyarakat termasuk jika ada resort wisata yang ingin menjadi pelanggan PLN, tentunya dengan menggunakan skema layanan listrik premium bukan tarif subsidi. Hal ini diharapkan akan ikut serta mendorong pertumbuhan pariwisata di daerah ini dan juga secara nasional" jelas Direktur Operasi PLN Indonesia Timur Vickner Sinaga.

Kepala Dusun Gili Trawangan Marwi mengatakan, warganya sudah lama menantikan hadirnya interkoneksi Lombok-3 Gili.

(dnl/hen)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

4 Pulau Tujuan Wisata Dunia di NTB Dapat Listrik Kabel Bawah Laut PLN

Jakarta - Sebanyak 4 pulau yang menjadi tujuan utama pariwisata dunia di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni Senggigi, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air akhirnya terhubung listrik kabel bawah laut PLN berkapasitas 20 kV.

Kabel sepanjang 10 km tersebut memiliki tebal 3x95 milimeter persegi dengan 2 sirkuit berkapasitas 9,7 MVA. Lewat kabel bawa laut ini, maka keempat pulau mendapatkan pasokan listrik andal dari dua arah melalui Express Feeder 20 kV existing Ampenan-Senggigi-Tanjung.

Sambungan listrik teralir terhitung mulai Rabu (19/09) pukul 17.00 WITA. Dengan kabel bawah laut ini maka PLN mengentikan operasi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Gili Trawangan, dan juga di Gili Meno dan Gili Air.

"Total 16 unit mesin diesel dengan daya mampu 3.000 kW dihentikan pengoperasiannya seiring kehadiran interkoneksi jaringan kabel bawah laut ini. Selanjutnya, pasokan listrik ke 3 Gili tersebut selain disuplai dari sistem kelistrikan Lombok juga disuplai dari PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) komunal yang telah beroperasi selama ini di 3 Gili dengan total daya terpasang 1.125 kilo Watt peak (kWp)," jelas General Manager PLN NTB Akbar Ali dalam siaran pers, Kamis (20/9/2012).

Kabel bawah laut ini memberikan penghematan kepada PLN sebanyak Rp 21 miliar per tahun, karena listriknya disuplai juga dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jerangjang.

"Melalui interkoneksi kabel bawah laut ini, maka listrik 3 Gili ini akan semakin kuat dari sisi pasokannya, karena mendapat suplai listrik dari sistem Lombok, sehingga PLN siap untuk melayani semua masyarakat termasuk jika ada resort wisata yang ingin menjadi pelanggan PLN, tentunya dengan menggunakan skema layanan listrik premium bukan tarif subsidi. Hal ini diharapkan akan ikut serta mendorong pertumbuhan pariwisata di daerah ini dan juga secara nasional" jelas Direktur Operasi PLN Indonesia Timur Vickner Sinaga.

Kepala Dusun Gili Trawangan Marwi mengatakan, warganya sudah lama menantikan hadirnya interkoneksi Lombok-3 Gili.

(dnl/hen)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Tomy Winata: Kami Belum Diundang Soal Jembatan Selat Sunda

Written By Unknown on Wednesday, September 19, 2012 | 10:01 AM

Jakarta - Pengusaha Tomy Winata selaku bagian dari pemrakarsa proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) mengaku belum diundang oleh pemerintah soal pembahasan persiapan JSS oleh tim 7. Saat ini tim 7 dari pemerintah masih belum juga menemukan titik temu dan menghasilkan kesepakatan soal nasib persiapan proyek JSS.

"Saya di luar kota, belum ada undangan tersebut kepada kami," kata Tomy kepada detikFinance, Rabu (19/9/2012) saat dikonformasi soal undangan pemerintah terhadap pemrakarsa.

Hari ini Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, Wakil Menteri PU dan Direktur Jenderal Bina Marga akan menemui pemrakarsa JSS untuk melanjutkan pembicaraan mengenai nasib proyek ini.

"Nanti (pembicaraan dengan pemrakarsa) akan dilakukan kalau tidak salah nanti sore atau besok pagi oleh pak Dirjen Bina Marga dan Pak Wamen," ungkap Djoko.

Mengenai perkembangan pembahasan proyek ini, Djoko enggan berkomentar banyak, ia mengatakan hal ini masih belum final. "Masih belum final," katanya.

Belum jelasnya realisasi pelaksanaan Pembangunan JSS ternyata direspons oleh anggota DPR-RI. Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS Mahfudz Abdurrahman merasa heran dengan kenyataan tersebut.

"Saya cukup kaget mengetahui dari media, bahwa Proyek JSS belum jelas atau clear. Padahal info yang kita dengar terakhir sudah jelas dibahas di Team bentukan Pemerintah, di Team 7 tapi kok malah sekarang dibilang pembahasannya belum final. Belum final apanya dan di mana?, dan publik perlu tahu supaya nanti tidak terjadi kesimpangsiuran informasi," katanya.

Ia mengatakan pihaknya dari Komisi V DPR sangat serius mengamati proyek JSS. Menurutnya kejelasan proyek JSS ini sangat berpengaruh kepada tingkat kepercayaan publik kepada pemerintah, termasuk dari sektor usaha.

"Kalau begini terus kondisinya, target groundbreaking di 2014 bisa tidak tercapai atau meleset," kata Mahfudz

Seperti diketahui Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengusulkan revisi Perpres No 86 Tahun 2011 tentang Kawasan Strategis Infrastruktur Selat Sunda (KSISS).

Dalam perkembanganya usulan itu menuai perdebatan karena bakal mengancam kiprah pemrakarsa (pemda Lampung-Banten dan Artha Graha) untuk menyiapkan proyek JSS termasuk studi kelayakan dan basic design.

Kemudian masalah ini dibahas di kantor menko, yang kemudian dibentuk tim 7 sebagai tim inti yang membahas perbaikan maupun rekomendasi terkait persiapan pembangunan JSS. Sejak Juli lalu sejatinya masalah ini sudah ada keputusan namun hingga kini sudah 2 bulan tak ada hasil.

(hen/dnl)


10:01 AM | 0 komentar | Read More

Agus Marto Memohon Pengusaha Tak Gugat Kenaikan Tarif Listrik ke MK

Jakarta - Pemerintah meminta kalangan pengusaha untuk tidak melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai bentuk penolakan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) 15% tahun depan.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo menanggapi sikap para pengusaha yang menyatakan keberatan dengan rencana kenaikan TDL 15% tahun depan secara bertahap. Salah satu langkah yang akan diambil pengusaha adalah mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saya ingin sampaikan kepada para pengusaha ataupun stakeholder, kita bicara baik-baik. Ini negara Indonesia, negara sama-sama dan jangan bikin tradisi untuk mudah melakukan judicial review," ujar Agus Marto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2012).

Agus Marto menyatakan, kenaikan TDL tersebut merupakan langkah untuk memberikan kesejahteraan kepada rakyat Indonesia secara merata.

"Kalau subsidi listrik itu sampai Rp 93 triliun, itu kan jumlahnya besar sekali dan kita tahu itu yang di perbatasan-perbatasan banyak sekali rakyat kita yang masih hidup susah dan tidak punya listrik," jelasnya.

"Jadi kita bisa jelaskan bahwa kalau listrik ini dikurangi subsidinya, itu tujuannya adalah untuk mengatur pembelian subsidi supaya lebih tepat untuk rakyat yang memerlukan," tambah Agus Marto.

Dengan kenaikan TDL, maka akan anggaran yang dapat dihemat sebesar Rp 11,8 triliun yang nantinya akan dialokasikan untuk infrastruktur.

"Akan kita akan alokasikan semuanya untuk infrastruktur, ada di 4 area utama, tapi nunggu tanggal 12 Oktober baru dikasih tahu karena pembahasan sama KL baru selesai tanggal 12 Oktober melalui panja belanja," tandasnya.

Berdasar Nota Keuangan RAPBN 2013, belanja energi dipatok sebesar Rp274,74 triliun dengan jumlah subsidi untuk BBM, LPG, dan BBN sebesar Rp 193,8 triliun dan subsidi listrik sebesar Rp 80,9 triliun.

(nia/dnl)


10:01 AM | 0 komentar | Read More
Techie Blogger Techie Blogger