Copyright By www.computerandtechnologynews.blogspot.com. Powered by Blogger.

Popular Posts Today

PT KAI Luncurkan KA Malioboro Ekspres Dibanderol Rp 175.000

Written By Unknown on Sunday, September 23, 2012 | 10:00 AM

Jakarta - PT. Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan kereta api Malioboro Ekspres, Jumat lalu di Stasiun Malang. Sehari sebelumnya layanan KA ini telah beroperasi melayani penumpang dari Stasiun Tugu Yogyakarta.

Demikian PT KAI dalam situs resminya, seperti dikutip Minggu (23/9/2012)

Executive Vice President (EVP) PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Sinung T.N yang memberangkatkan secara perdana KA Malioboro Ekspres dari Stasiun Tugu Yogyakarta. Sementara itu EVP PT KAI Daop 8 Surabaya, Bambang Eko Martono yang memberangkatkan KA Malioboro Ekspres dari Stasiun Malang.

Rangkaian KA Malioboro terdiri dari dua kelas, yakni 3 KA eksekutif, 3 KA ekonomi AC, dan 1 kereta makan. Kelas eksekutif menyediakan 150 tempat duduk, sedangkan kelas ekonomi AC menyediakan 240 tempat duduk. Sehingga total tempat duduk yang ada di rangkaian KA Malioboro Ekspres adalah 390 tempat duduk.

"Kereta ini berangkat pukul 08.30 WIB dari Stasiun Malang Kota Baru, Jawa Timur, dan tiba di Stasiun Tugu, Yogyakarta pada pukul 16.19 WIB. Tarif KA Malioboro kelas eksekutif ditetapkan RP 175.000 dan untuk kelas ekonomi AC Rp 125.000," jelas Humas KAI.

(hen/wep)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Masuk Era Digital, Pengusaha Bioskop Skala Kecil Megap-megap

Jakarta - Kini produsen film dunia lebih banyak mengemas filmnya dengan format digital, bukan lagi format seluloid. Sehingga tren penggunaan alat pemutar film (proyektor) format digital di bioskop tak bisa dihindarkan termasuk di Indonesia.

Dampaknya, banyak pengusaha bioskop melakukan konversi besar-besaran dari proyektor seluloid ke digital. Celakanya, bagi pengusaha bioskop skala kecil, peralihan ini sangat memberatkan karena butuh investasi yang sangat besar.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Johny Syafrudin mengatakan di Indonesia konversi ini setidaknya sudah terjadi sejak awal tahun ini. Sayangnya memang, bioskop di daerah-daerah dengan skala kecil paling merana, beda ceritanya untuk bioskop skala besar yang punya modal kuat.

"Kita akui ini beban baru bagi pengusaha bioskop, soal penggunaan proyektor digital, harganya selangit. Harganya Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar untuk satu proyektor untuk satu layar. Sistemnya pakai server, pakai hardisk, jadi nggak bisa dibajak," katanya kepada detikFinance, Minggu (23/9/2012)

Johny menjelaskan beberapa bioskop di daerah seperti Purwokerto, Semarang, di Jawa Timur dan daerah lainnya kena dampak langsung dinamika bisnis ini. Ia mengungkapkan bioskop di Padang dan Jambi sudah tutup, sementara bioskop di Purwokerto mulai melakukan konversi bertahap dari 4 layar, sudah 2 yang berganti ke proyektor digital.

"Coba bayangkan untuk bioskop di daerah dengan harga karcis Rp 7500, dengan pendapatan Rp 10 juta, kapan tuh bisa balik modal, butuh berapa tahun. Jadi yang kecil ini bukan lagi megap-megap tapi sudah sampai leher nafasnya," katanya.

Kondisi berbeda justru terjadi untuk jaringan bioskop skala besar seperti cineplex atau 21 sudah melakukan konversi hingga 95%, termasuk untuk Blitz. Johny memperkirakan dengan jumlah layar hingga 500-600 layar maka investasi yang dikeluarkan hingga Rp 500 miliar lebih.

"Sudah sejak awal tahun 2012, ini mau nggak mau, kalau nggak bisa ya tidak dikasih film oleh produsen film di AS," katanya.

Ia mengakui meski punya dampak negatif bagi pengelola bioskop skala kecil, format baru digital memberikan sisi positif dalam hal efisiensi distribusi. Dengan format digital, maka mengimpor film lebih praktis karena importir hanya mengunduh film dengan akses internet, selain itu biaya copy film sudah tak ada lagi dengan rantai yang lebih pendek.

"Tapi memang jujur saja, saya sebagai yang tahu film, kualitasnya masih di bawah seluloid. Juga kelemahannya apalagi saat baru-baru keluar sering nge-hang," katanya

Johny menambahkan produk proyektor digital selama ini diimpor dari AS dengan merek Barco dan Belgia dengan harga Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar. Selain itu, China berencana akan membuat produk sejenis dengan harga jauh lebih murah hingga Rp 300 juta, sehingga lebih ringan bagi pengusaha bioskop.

"Ini punya prospek bioskop lebih berkembang, distribusi lebih lancar," katanya.

(hen/wep)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Jasa Marga Pilih Bangun Monorel daripada Tol Layang Senayan-Cibubur

Jakarta - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain melupakan opsi pembangunan jalan tol layang (elevated) Cibubur-Senayan. Ide ini dianggap tidak efektif mengurangi kemacetan yang selama ini kerap terjadi.

Sebagai gantinya, para BUMN ini tengah mengusulkan pembangunan monorel dengan rute sama, Cibubur-Senayan kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan.
Demikian disampaikan Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman kepada detikFinance, Minggu (23/9/2012).

"Kita sedang kaji untuk pembangunan monorel atau trem. Karena formatnya melayang, mungkin monorel," paparnya.

Ide ini masih diformulasikan untuk kemudian diserahkan kepada Kementerian BUMN. Ongkos pembangunan monorel dianggap lebih murah dibandingkan jalan tol. Biaya struktur lebih efisien karena beban angkut monorel lebih kecil dibandingkan kendaraan di jalan layang.

"Pembangunannya jauh lebih murah karena kalau monorel bisa dipastikan bebannya. Namun mobil jika dalam keadaan macet, semua menumpuk. Beban jadi lebih besar," paparnya.

Monorel juga memiliki daya angkut lebih banyak, dibandingkan jalan tol yang disediakan Jasa Marga bersama Adhi Karya dan Wijaya Karya.
"Kalau satu gerbong bisa angkut 60 orang, dengan lima gerbong saja sudah bisa mengangkut 300 orang," katanya.

Sebelumnya Jasa Marga memiliki ide membangun jalan tol layang Cibubur-Senayan sepanjang 23 km. Ruas tol ini melintasi jalan tol dalam kota yang sudah dioperasikan perseroan.

Untuk mengurangi kemacetan, jalan tol layang ini awalnya memiliki konsep contra flow. Artinya saat pagi hari, tol hanya melayani kendaraan dari Cibubur menuju Senayan. Sore hari pelayanan khusus dari Senayan ke Cibubur.

Namun paska hasil pre-feasibilty study, proyek ini tidak layak diteruskan. Perhitungan tarif mencaai Rp 28.000. BUMN jalan tol ini akhirnya memutuskan untuk tidak dilanjutkan karena dianggap tak efektif memecah kemacetan.
 
Disaat bersamaan, saudaranya sesama BUMN PT Adhi Karya menyiapkan proyek monorel yang rutenya berada di jantung kota Jakarta. Yaitu Tanah Abang-Thammrin City-Grand Indonesia-Dukuh Atas (Ketemu MRT)-Four Seasons Hotel-Taman Rasuna Said-Casablanka-Menara Kadin-Mega Kuningan-Ciputra World-Sampoerna Strategic-Semanggi-SCBD-Ratu Plaza-Senayan.

(wep/hen)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Jasa Marga Pilih Bangun Monorel dari pada Tol Layang Senayan-Cibubur

Jakarta - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain melupakan opsi pembangunan jalan tol layang (elevated) Cibubur-Senayan. Ide ini dianggap tidak efektif mengurangi kemacetan yang selama ini kerap terjadi.

Sebagai gantinya, para BUMN ini tengah mengusulkan pembangunan monorel dengan rute sama, Cibubur-Senayan kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan.
Demikian disampaikan Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman kepada detikFinance, Minggu (23/9/2012).

"Kita sedang kaji untuk pembangunan monorel atau trem. Karena formatnya melayang, mungkin monorel," paparnya.

Ide ini masih diformulasikan untuk kemudian diserahkan kepada Kementerian BUMN. Ongkos pembangunan monorel dianggap lebih murah dibandingkan jalan tol. Biaya struktur lebih efisien karena beban angkut monorel lebih kecil dibandingkan kendaraan di jalan layang.

"Pembangunannya jauh lebih murah karena kalau monorel bisa dipastikan bebannya. Namun mobil jika dalam keadaan macet, semua menumpuk. Beban jadi lebih besar," paparnya.

Monorel juga memiliki daya angkut lebih banyak, dibandingkan jalan tol yang disediakan Jasa Marga bersama Adhi Karya dan Wijaya Karya.
"Kalau satu gerbong bisa angkut 60 orang, dengan lima gerbong saja sudah bisa mengangkut 300 orang," katanya.

Sebelumnya Jasa Marga memiliki ide membangun jalan tol layang Cibubur-Senayan sepanjang 23 km. Ruas tol ini melintasi jalan tol dalam kota yang sudah dioperasikan perseroan.

Untuk mengurangi kemacetan, jalan tol layang ini awalnya memiliki konsep contra flow. Artinya saat pagi hari, tol hanya melayani kendaraan dari Cibubur menuju Senayan. Sore hari pelayanan khusus dari Senayan ke Cibubur.

Namun paska hasil pre-feasibilty study, proyek ini tidak layak diteruskan. Perhitungan tarif mencaai Rp 28.000. BUMN jalan tol ini akhirnya memutuskan untuk tidak dilanjutkan karena dianggap tak efektif memecah kemacetan.
 
Disaat bersamaan, saudaranya sesama BUMN PT Adhi Karya menyiapkan proyek monorel yang rutenya berada di jantung kota Jakarta. Yaitu Tanah Abang-Thammrin City-Grand Indonesia-Dukuh Atas (Ketemu MRT)-Four Seasons Hotel-Taman Rasuna Said-Casablanka-Menara Kadin-Mega Kuningan-Ciputra World-Sampoerna Strategic-Semanggi-SCBD-Ratu Plaza-Senayan.

(wep/hen)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Akhir September, Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik 10%

Jakarta - Ruas tol Jakarta-Cikampek akan mengalami kenaikan tarif sebesar 10% pada akhir September ini. Besaran kenaikan itu masih sebatas usulan PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku pengelola ruas tol Jakarta-Cikampek.

"Kami berharap kenaikan tarif tol Japek (Jakarta-Cikampek) tersebut terjadi pada akhir bulan September. Adapun besaran kenaikan adalah sesuai dengan besaran inflasi selama 2 tahun, kira-kira 10 %," kata Direktur Operasi Jasa Marga, Hasanudin kepada detikFinance, Minggu (23/9/2012).

Hasanudin menjelaskan kenaikan tarif tol Jakarta-Cikampek seharusnya sudah mengalami penyesuain tarif sejak bulan Juli 2012 lalu, namun Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum selaku regulator pada saat itu belum memberikan persetujuan karena terkait standar pelayanan minimum (SPM).

"BPJT masih menganggap ada beberapa aspek layanan yang harus diperbaiki antara lain kondisi permukaan jalan yang berlubang, serta adanya beberapa pagar rumija dan guardrail yang diperbaiki," imbuhnya.

Saat ini proses kenaikan tarif jalan tol masih menunggu persetujuan menteri pekerjaan umum. Namun Jasa Marga telah melakukan perbaikan layanan konstruksi berupa pengerasan ruas jalan tol Jakarta-Cikampek untuk memenuhi persetujuan kenaikan tarif tol.

"Terus ditingkatkan kekuatan dan kerataannya dengan cara scrapping filling dan overlay," tambahnya.

Dalam hal layanan transaksi, perseroan memaksimalkan penggunaan Gardu Tol Otomatis (GTO) dan penyediaan layanan jemput transaksi apabila terjadi antrean di gerbang tol.

Selain itu, Jasa Marga terus meningkatkan keandalan informasi lalu lintas melalui diversifikasi penyampaian informasi, baik dengan menambah papan eleltronik VMS maupun penggunaan jejaring sosial.

"CCTV jumlahnya terus ditambah agar Jasa Marga dapat menyediakan informasi lalu lintas yang real time," sebutnya.

Agar pengguna jalan tol tidak kaget terhadap kenaikan tarif tol, Hasanudin menjelaskan, Jasa Marga mulai hari ini telah melakukan sosialisasi kenaikan tarif tol Jakarta-Cikampek kepada pengguna jasa tol.

"Sosialisasi kita lakukan mulai hari ini, baik melalui media, leaflet dan spanduk-spanduk serta, website Jasa Marga," katanya.

Berikut ini besaran penyesuaian tarif tol Jakarta-Cikampek sebesar 10%:

Tarif tol saat ini:

  • Golongan 1: Rp 11.000
  • Golongan 2: Rp 17.500
  • Golongan 3: Rp 22.000
  • Golongan 4: Rp 27.500
  • Golongan 5: Rp 33.000

Tarif tol setelah kenaikan sebesar 10%:
  • Golongan 1: Rp 12.100
  • Golongan 2: Rp 19.250
  • Golongan 3: Rp 24.200
  • Golongan 4: Rp 30.250
  • Golongan 5: Rp 36.300

(feb/hen)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Ini Alasan Jasa Marga Tak Mau Bangun Tol Layang Senayan-Cibubur

Jakarta - PT Jasa Marga membatalkan ide pembangunan jalan tol layang Cibubur-karena dianggap tidak layak.
Perseroan telah menghitung, ternyata tarifnya terlalu mahal yaitu mencapai Rp 28.000. Walaupun jalur tol elevated menawarkan akses langsung Senayan, namun terlalu membebankan konsumen.

Bandingkan dengan tarif tol dalam kota yang sudah beroperasi lama. Golongan I atau kendaraan pribadi atau umum empat roda memilik tarif Rp 7.000. Ditambah Rp 1.000 untuk tarif tol Cibubur menuju akses tol dalam kota (ramp Taman Mini).

"Dari hasil Pra FS, tarif dari Adhi Karya terlalu mahal. Tarif tidak mampu menarik pengendara mobil. Masih akan andalkan tol lama (dalam kota) karena lebih murah," kata Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk (JSMR), Adityawarman kepada detikFinance, Minggu (23/9/2012).

Kabar terbaru, Jasa Marga bersama Adhi Karya dan Wijaya Karya sebagai penggagas memunculkan opsi pembangunan monorel. Selain menghemat biaya kontruksi, monorel juga memiliki daya angkut lebih besar.

Sebagai pengelola jalan tol, Jasa Marga justru mendorong pembangunan monorel Cibubur-Senayan. Perseroan bersama BUMN lain bertindak sebagai pemilik saham atas proyek monorel tersebut.

Lagi pula Jasa Marga masih memiliki kepentingan, karena tiang-tiang monorel berada di lahan jalan tol dalam kota milik mereka. "Kita sebagai pemilik atas proyek. Tidak masalah," paparnya.

Ketiga BUMN ini juga siap menggandeng PT Kereta Api (Persero) sebagai operator monorel tersebut. "Tentu akan gandeng PTKA, karena mereka yang paling pengalaman akan ini. Namun ide ini masih kita rumuskan," paparnya.

(wep/hen)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Pulau Buru, Lokasi Baru Puluhan Ribu Penambang Emas 'Liar'

Jakarta - Bersinarnya harga emas belakangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penambang emas 'liar' atau yang biasa disebut penambangan rakyat.

Dari sekian lokasi kawasan penambangan emas liar di Indonesia, kini ada lokasi baru yang menjadi primadona para penambang emas rakyat. Wilayah langganan seperti Palu, Sulawesi, mulai ada pengetatan kegiatan tambang liar.

Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Emas Rakyat Indonesia (Asperi) Syamsuddin Said mengatakan, kini Pulau Buru Maluku menjadi daya tarik baru bagi para penambang emas skala kecil. Sejak ramai ditambang 2 tahun lalu, beberapa penambang emas dari Gorontalo, Jawa Timur, Kalimantan bahkan Palu kini mulai mulai bergeser ke Pulau Buru.

"Sekarang ini yang lagi booming itu di Pulau Buru, Maluku ada puluhan ribu penambang, sudah banyak yang lari ke Pulau itu, produksinya cukup besar," kata Syamsuddin kepada detikFinance, Minggu (23/9/2012).

Ia mengatakan saat ini ada desakan dan aspirasi agar di lokasi itu dibentuk suatu asosiasi penambangan emas rakyat. Apalagi kerap terjadi pertikaian antara sesama penambang, seperti yang terjadi pada Juli lalu.

"Sejalan dengan harga emas dunia, sekarang di lapangan harga emas naik, keberuntungan untuk seluruh pengusaha menikmati harga emas," katanya,

Menurut Syamsuddin, di tingkat penambang rakyat harga emas (kotor) dijual Rp 250.000 per gram, harga ini sudah naik dari harga sebelumnya yang berkisar Rp 175.000-Rp 200.000 per gram. Memang harga tersebut jauh lebih murah dari harga di pasar umum mencapai lebih dari Rp 500.000 per gram

"Di lapangan orang butuh duit, jadi lebih murah. Ada penadahnya, itu kan rantai distribusinya panjang sampai ke kota besar," jelas Syamsuddin.

Pekan lalu harga emas dunia sempat tembus menyentuh level tertingginya US$ 1.777,51 per ounce beberapa pekan terakhir. Bahkan beberapa analis memperkirakan harga emas akan mencapai US$ 2000 per ounce hingga akhir tahun ini. Sementara itu, di dalam negeri harga emas batangan Antam sempat menembus Rp 585.200 per gram pada pekan lalu.

(hen/wep)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Beli Rumah Gratis Tanah Kavling, Mau?

Jakarta - Memanfaatkan tren permintaan properti yang terus meningkat, para pengembang makin semangat melakukan promosi. Trik menarik calon konsumen model 'Buy One Get One' pun dilakukan. Salah satunya oleh PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA).

Pada pameran properti bertajuk BTN Pesta Kredit Perumahan Rakyat Keluarga Indonesia, perseroan menawarkan embel-embel 'Get One Free' untuk setiap pembelian apartemen atau rumah. Menurut Direktur Gapuraprima, Amin Maulana trik marketing ini terbukti mampu menarik perhatian masyarakat.

"Tentu ini jadi perhatian yang datang," kata Amin kepada detikFinance, Minggu (23/9/2012).

Ia menerangkan, beli satu gratis satu ini berlaku untuk seluruh properti dari 18 proyek Gapuraprima. Tidak ada syarat khusus termasuk batasan minimal pembelian apartemen atau rumah untuk ikut program ini.

"Syaratnya sama saja. Mau yang KPA, Cash bertahap atau Cash semua dapat," paparnya.

Namun nilai properti yang diberikan cuma-cuma tersebut tidak sama dengan yang dibeli. Sebagai ilustrasi, apabila Anda membeli apartemen seharga Rp 1 miliar maka 'bonus' properti yang didapat senilai Rp 200 juta atau 20% dari nilai pembelian.

"Misalkan beli apartemen dengan harga tertentu, nggak mungkin dapat apartemen lagi. Kami biasanya menyediakan kavling (tanah perumahan) di Rajek, Taman Raya Tangerang, Free. Misalkan produk yang kita berikan 20% dari properti yang dibeli," paparnya,

Sertifikat kavling yang diberikan Gapura Prima pun baru didapat dua tahun setelah serah terima. "Ini bagian dari persyaratan," paparnya.

Pameran yang ada di JCC, Senayan ini hadir mulai Sabtu lalu. BTN sebagai penyelenggara bahkan tengah memberi diskon suku bunga rendah. 7,49% fixed 2 tahun.

"Jadi artinya selama 2 tahun itu bunga tetap, nggak berubah-ubah," ungkap Direktur Mortgage and Consumer Banking BTN, Irman Alvian Zahiruddin kemarin.

(wep/hen)


10:00 AM | 1 komentar | Read More

Beli Rumah Gratis Tanah Kavling, Mau?

Jakarta - Memanfaatkan tren permintaan properti yang terus meningkat, para pengembang makin semangat melakukan promosi. Trik menarik calon konsumen model 'Buy One Get One' pun dilakukan. Salah satunya oleh PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA).

Pada pameran properti bertajuk BTN Pesta Kredit Perumahan Rakyat Keluarga Indonesia, perseroan menawarkan embel-embel 'Get One Free' untuk setiap pembelian apartemen atau rumah. Menurut Direktur Gapuraprima, Amin Maulana trik marketing ini terbukti mampu menarik perhatian masyarakat.

"Tentu ini jadi perhatian yang datang," kata Amin kepada detikFinance, Minggu (23/9/2012).

Ia menerangkan, beli satu gratis satu ini berlaku untuk seluruh properti dari 18 proyek Gapuraprima. Tidak ada syarat khusus termasuk batasan minimal pembelian apartemen atau rumah untuk ikut program ini.

"Syaratnya sama saja. Mau yang KPA, Cash bertahap atau Cash semua dapat," paparnya.

Namun nilai properti yang diberikan cuma-cuma tersebut tidak sama dengan yang dibeli. Sebagai ilustrasi, apabila Anda membeli apartemen seharga Rp 1 miliar maka 'bonus' properti yang didapat senilai Rp 200 juta atau 20% dari nilai pembelian.

"Misalkan beli apartemen dengan harga tertentu, nggak mungkin dapat apartemen lagi. Kami biasanya menyediakan kavling (tanah perumahan) di Rajek, Taman Raya Tangerang, Free. Misalkan produk yang kita berikan 20% dari properti yang dibeli," paparnya,

Sertifikat kavling yang diberikan Gapura Prima pun baru didapat dua tahun setelah serah terima. "Ini bagian dari persyaratan," paparnya.

Pameran yang ada di JCC, Senayan ini hadir mulai Sabtu lalu. BTN sebagai penyelenggara bahkan tengah memberi diskon suku bunga rendah. 7,49% fixed 2 tahun.

"Jadi artinya selama 2 tahun itu bunga tetap, nggak berubah-ubah," ungkap Direktur Mortgage and Consumer Banking BTN, Irman Alvian Zahiruddin kemarin.

(wep/hen)


10:00 AM | 0 komentar | Read More

Ini Dia Si 'Raja Tempe' dari Jepang

Written By Unknown on Saturday, September 22, 2012 | 10:00 AM

Jakarta - Tempe boleh jadi bukanlah makanan spesial di Indonesia. Namun, di Jepang, makanan ini dianggap sebagai cemilan spesial yang menyehatkan.

Seorang warga negara Indonesia, Rustono telah menjadi pengusaha tempe paling sukses di Jepang saat ini. Ia bisa dibilang sebagai perintis hadirnya tempe di negeri Matahari Terbit itu.

Dengan bermodalkan semangat yang kuat, pria asal Jawa Tengah ini telah sukses menjalarkan demam tempe di negara Jepang. Ide ini muncul saat Rustono tinggal di Jepang dan melihat lingkungan tempat tinggalnya tak terdapat makanan Indonesia.

"Saya melihat keadaan di sana banyak sekali makanan dari luar negeri, Korea China. Saya berpikir makanan indonesia apa kira kira yang dijual disini. Karena saya orang jawa, kepikiran ide tempe," ungkapnya saat acara diskusi tempe di Kementerian Koperasi dan UKM, Minggu (22/9/12).

Sampai saat ini, Rustono telah memiliki 1 pabrik tempe di negara tersebut. Tempenya kini telah tersebar di ratusan daerah di Jepang sendiri. "Sudah di 490 kota di Jepang," katanya.

Tak selalu berjalan mulus, Rustono pun acap kali mengalami kegagalan. Cuaca Jepang yang dingin dan persediaan air bersih yang sedikit menjadi salah satu faktor yang mempersulit Rustono memulai usahanya untuk membuat tempe.

"Awal saya buat gak jadi, buat lagi gak jadi, buat lagi gak jadi sampai 4 bulan berganti musim," katanya.

Dia menceritakan, resep awal tempe yang kini diproduksinya adalah dari ibundanya sendiri. "Saya pulang ke Indonesia 3 bulan untuk belajar bikin tempe. Setelah itu saya kembali ke Jepang, Saya nggak ada modal pinjem di bank juga nggak, Saya mulai dari tempat kontrakan kecil, dapur juga nggak ada," paparnya.

Mulai dari situlah Rustono melancarkan usahanya, uang dari hasil penjualan tempe, dia tabung untuk mengejar mimpinya memperbesar usaha ini. Sementara dia pun bekerja sebagai pegawai hotel.

"Uang untuk hidup, saya dari hotel itu, kalau uang dari tempe saya tabung buat beli kayu, beli perkakas untuk buat tempat bikin tempe, itu lama sekali skitar 4 tahunan," katanya.

Awalnya Rustono hanya menjual tempe ke orang-orang Indonesia di Jepang, sambil sesekali mencoba menjajakan tempe ke penduduk Jepang, namun selalu ditolak. Tak patah arang, dia terus mencoba nya dengan memperbesar jaringannya ke rumah makan-rumah makan, namun hasilnya nihil.

"Waktu itu ada wartawan lewat rumah saya lihat saya sedang membangun rumah. Dia melarang saya karena nggak boleh bangun (rumah) musim dingin, saya bangun aja. Dan akhirnya dia setiap hari lewat rumah lihat kegigihan saya dan akhirnya mau wawancara saya dan diangkat ke koran," katanya.

Akhirnya, para penduduk dan pengusaha restoran yang sempat menolaknya pun melihat kegigihan pria ini. Merekapun bergantian menghubungi dan memesan tempe buatan Rustono ini.

"Akhirnya ada restoran yang saya tawarkan (tempe) mereka menelepon ke saya. Mereka minta tempe. Di situlah perubahan hidup saya, dan saya bersyukur melewati masa masa sulit," sambungnya.

Rustono mengatakan, dengan usahanya ini, dia telah menggapai 16 impian terdahulunya. Salah satunya yaitu mengenalkan tempe ke dunia luas.

"Kalau omset saya nggak mau ngomong, tapi intinya saya sudah capai 16 impian saya lah, saya sudah bisa beli villa, beli tanah. Tak hanya materi, waktu saya dengan istri dan anak saya juga termasuk impian.

Saat ini Rustono telah memiliki 1 pabrik di Jepang dan beberapa kalangan sudah mengajaknya untuk berbisnis dan membuka pabrik baru di Jerman, Polandia, Korea, Perancis.

(zul/ang)


10:00 AM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger